Sabtu, 04 Februari 2017

lovepinknano-nano

Rindu
                Setiap manusia yang terlahir dan di beri kesempatan untuk di besarkan dan tumbuh di dunia ini pasti memiliki rasa rindu di relung hatinya yang ter dalam. Rindu bisa terjadi kepada siapa saja.  Rindu tak mengenal apakan orang itu kaya, miskin, baik, jahat, cantik, jelek dan lain sebagainya. Rasa rindu ini akan muncul apabila kita sudah tidak bersama orang yang kita sayangi terutama karena jarak tempuh yang dapat memisahkan tempat tinggal atau sudah berbeda alam antara dunia dan akhirat. Apakah makna dari rindu dan rasa kangen itu sama ?? 


                Didalam sebuah novel yang telah aku baca karya dari Al Dhimas & Sylvia L’namira yang berjudul “Terpesona” disana ada bagian yang menjelaskan bahwa kangen itu buat orang yang kita sayang, tapi kalau rindu buat orang yang benar-benar kita sayang. Mungkin yang sering aku rasakan saat ini bisa di katakan sebagai rasa rindu. Rindu yang tercipta karena jarak kilo'an meter bahkan mil harus terpisah dengan keluarga menjadi perantauan di kota orang demi cita-cita yang harus ku capai. Aku sering berpikir bahkan selalu,  rindu ini belum seberapa di bandingkan dengan perpisahan 2 dunia yang berbeda dan tidak tahu kapan akan bertemu. Rasa syukur itulah yang mampu mengusir kerinduan di hati ini. Menangis di dalam doa dan ketika bersujud membuatku merasa lebih dekat dengan orang yang ku rindu kan. Untuk mereka kakek dan nenek ku yang yang sudah berbeda alam dengan ku mungkin hanya surah-surah pendek yang ku kirimkan kepada mereka sebagai tanda rindu dan sayang ku untuk mereka.  Air  mata ini  begitu mudah keluar dan mengaliri kedua pipi ku bagaikan air yang mengalir di sungai dengan deras apabila teringat kenangan – kenangan indah ketika bersama kakek dan nenek di masa lalu. Namun sayang, yang bernama kenangan indah itu hanya bisa terjadi pada masa itu saja  dan tidak akan mungkin terulang untuk kedua kalinya di masa yang berbeda. Seandainya bisa mengulang kenangan indah itu mungkin rasa rindu itu tidak akan pernah tercipta di dunia ini.

                Waktu itu tak akan pernah berhenti  dia akan selalu berputar dan terus akan berputar untu melewati masa demi masa di dunia ini. Kenangan yang indah yang tak akan terulang terus saja melekat  di memoriku tanpa aku bisa menghapusnya dan tak kan pernah ku coba sekali pun untuk menghapusnya. Walaupun kenngan itu selalu membuat aku menangis dan merasakan rindu yang sangat mendalam di relung hati ku. Ingin rasanya aku kembali ke masa itu dan memutar waktu menjadi mundur ke masadi mana kebahagiaan canda dan tawa  terlihat di wajah mereka ketita mereka menyayangi aku sebagai cucunya. Belaian tangan yang sudah keriput dan hanya ada kulit yang membalut tulang mereka membelai ramabut panjang ku dengan rasa penuh kasih sayang. Kini semua hanyalah kenangan yang sering muncul apabila aku teringat meraka dan rasa rindu itu secepat kilat menyapa ku menjelang tidur malam ku. Sering kali di dalam benak aku berandai-andai  jika  pada masa masih ada kakek dan nenek ku semua yang kami lakukan bersama bisa di rekam dengan camera dan di jadikan sebua CD yang bisa ku putar setiap saat ketika rindu menyapa ku, mungkin itu akan mengurangi rasa rindu atau bahkan sebaliknya, entahlah.


                Berputar untuk membicarakan tentang perpisahan, perpisahan pasti diawali dengan yang namanya pertemuan. Dua kata ini sudah sepasang dan tak  ada seorang pun yang bisa memisahkan mereka, karena mereka kata abadi yang akan selau ada di kehidupan ini. Seandainya saja kegiatan pertemuan dan perpisan itu tidak pernah terjadi di muka bumi ini, mungkin setiap insan manusia yang di lahirkan ke dunia ini tidak akan pernah merasakan rindu dan tidak akan mengetahui rasa apa rindu itu. Itulah kuasa Sang Pencipta yang memberikan semua rasa kepada setiap makhluk ciptaaNya yang  diataur sedemikian rupa betuk Kehidupan yang seperti permen nano-nano semua rasa ada. Cobalah selalu bersyukur, ikhas, dan selalu berusaha  mencoba menikmati rasa apa yang kita rasakan tiap harinya bahkan tiap detik, menit, jam rasa itu bisa berubah begitu cepat, itulah arti kehidupan

Kamis, 05 Januari 2017

Santy aja kalo lagi dimarahin

Santy aja kalau lagi di marahin
            
Setiap orang pasti memiliki batas kesabaran. Jika emosi dia sudah bagikan gunung yang akan meletus dan mengeluarkan larva  yang sangat panas. Kata-kata jorok, kasar atau kotor serta sumpah serapah akan meluncur begitu saja dari mulut kita dan kemampuan otak yang terbiasa berpikir tidak bisa bekerja dengan baik. Orang yang sedang marah dia tidak peduli lagi dengan perasaan orang yang telah mengecewakan dia bahkan mereka bisa saja melakukan penghabisan nyawa. Selain itu orang mudah marah atau tingkat emosi dia mudah terpancing, mereka seringkali tidak menghiraukan penjelasan dan permohonan maaf dari orang yang bersalah karena rasa amarah dan rasa kesal sudah menyelimuti pikiran mereka yang emosi. Hanya orang tertentu yang bisa mengendalikan emosi sehingga dia bisa memaafkan dengan ikhlas dan menahan supaya kata-kata kasar tidak keluar. Karena mengeluarkan kata-kata kasar, kotor,jorok itu ada perhitungannya sendiri loh..


Oh, ya guys, kali ini bukan orang marah yang akan kita bahas. Namun, kita akan membahas bagaimana kita menyikapi orang yang sedang marah terutama yang sering kali marah dengan mengeluarkan kata-kata pedas dia yang menyayat hati kita. Misalnya begini kita bayangkan dan di rasakan, kita sudah tahu kalau apa yang kita lakukan itu sudahlah perbuatan salah dan sudah mengakuinya serta berusaha memperbaiki tindakan atau kelakuan kita yang salah itu tidak lupa juga dengan meminta maaf. Namun orang yang merasa tersakiti dengan perbuatan kita ini terus-terusan menyerang dan menerpa kita dengan kata-kata yang menyakiti hati dan membuat diri kita semakin merasa bersalah dan tersudutkan. Mungkin kalian sering mendengar orang yang mengatakan anjing, babi, dan lain-lain yang berhubungan dengan nama-nama hewan yang...., . kalau kamu yang sudah terbiasa dikelilingi orang yang suka ngomong kasar itu enggak masalah karena telinga dan hati kamu sudah kuat seperti baja iya kan ?. Namun bagaimana dengan orang yang tidak terbiasa dengan lingkungan orang seperti itu ? mereka pasti akan sakit hati dan bisa ada dendam  tersembunyi di dalam hati mereka.
            
Kali ini aku akan memberikan beberapa tips bagi kamu yang belum terbiasa di maki-maki atau di marahi seseorang dengan kata-kata kotor atau kasar supaya enggak sakit hati J
1   1. Apa bila kamu di katakan sebagai anjing atau nama-nama hewan lainnya. Kamu bisa menjawabnya dengan santai dan rileks sama aja yaa.. jangan melawannya dengan amarah juga tetapi dengan menggunakan permainan kata-kata yang ada di dalam pikiran kita berpikir logika lah istilahnya. Kata kan saja kepadanya “ kamu belum belajar atau mengenal nama-nama hewan dan bentuknya ? jadi
kamu enggak bisa membedakan mana yang manusia yang di ciptakan oleh Tuhan dam bentuk sempurna seperti ini dan mana  bentuk hewan ? atau kamu perlu pake kacamata supaya bisa melihat bentuk manusia ? belajar yang banyak supaya kamu tau mana bentuk manusia dan mana yang bentuk hewan supaya lebih pintar”. Kemudian katakan “maaf” berikan senyum yang tulus dan berpaling tinggalkan orang yang sedang marah secepat mungkin sebelum amarahnya memuncak.
             
.    2. Disaat kata kurang ajar menerpa mu katakan atau kalau tidak berani mengatakannya cukup katakan di dalam hati kamu supaya tidak jadi sakit hati “ kurang ajar berarti aku kurang belajar yaa? ... tapi selama ini orang tua dan guruku sudah mengajarkan tentang segala hal kepada ku termasuk tidak mengucapkan kata-kata kotor seperti kamu itu, jadi kurangnya apa dan dimana ? justru kamu yang kurang ajar masih suka ngucapin kata-kata yang tidak pantas di gunakan.
         
     3 “Kamu itu bego banget jadi manusia, ngerti eggak sih kamu itu salah” Jawab aja dengan pengakuan “ iya emang aku bego dan masih banyak belajar oleh karena itu orang tuaku menyekolahkan ku supaya pintar dan begoku berkurang”. Nah kalo kamu jawab gitu kan gak bikin hati kamu jadi perih, pikir positif aja guys.
                  
    4. Ini yang terakhir guys yang akan aku jabarkan kali ini yaitu apabila kamu selalu disalahkan oleh orang-orang sekitar kamu dan kamu merasa tersudutkan “ semua ini gara-gara kamu coba aja kalo kamu itu gak..........”. Guys sering gak kata ini terjadi kepada kalian ? kita gak Cuma diam aja dan kita masih bisa membalasnya kok dengan “ Ya aku memang selalu salah di mata kamu karena aku hanyalah manusia biasa yang selalu melakukan kesalahan dan khilaf. Jika kamu menemukan orang yang selalu benar tunjukan kepada ku, karena di dunia ini tidak ada manusia tanpa ada kesalahan tidak ada yang benar dan sempurna karena kesempurnaan itu hanyalah milik Tuhan.

            Guys, sebenarnya tidak terhitung kata-kata kasar itu apabila di kumpulkan satu persatu. Setiap harinya pasti ada saja orang yang mengucapkan kata-kata kasar, jorok atau sebagainya yang sebenarnya tidak pantas diucapkan baik secara sengaja atau tidak sengaja dikatakan. Karena keseringan mendengarkan bisa jadi kita spontan mengikuti dan mencontoh sekaligus mengucapkan kata-kata itu. Untuk menghadapi hal seperti ini kita hanya bisa kembali pada kekuatan iman yang kita pegang untuk mengendalikan emosional supaya jangan mengeluarkan kata kasar, jorok dan lain-lain ketika sudah mulai merasa marah dan kesal. Apabila kita sudah merasakan amarah datang  lebih baik kita menyelesaikannya dengan kepala dingin dan menjauhi orang yang sudah membuat kita marah daripada menambah dosa dengan kata-kata yang menyakiti hati orang lain. Selain itu berusahalah untuk menanamkan di dalam hati kita bahwa roda itu selalu berputar dan yakin lah Tuhan itu akan membalas perbuatan seseorang apabila dia menyakiti hati orang lain.
           
So guys, untuk menjadi manusia yang baik dan penyabar itu tidaklah mudah di mulai dari menjaga perkataan kemudian tingkah laku. Kedua hal ini memang membutuhkan niat yang kuat untuk berubah menjadi lebih baik serta mental, emosional dan iman yang harus senantiasa terjaga. So, dengan begitu kamu bisa bisa mengontrol kata-kata yang akan kamu keluarkan ketika marah. Jadi mulai sekarang, hari ini bahkan detik ini aku juga mulai mencoba menjadi lebih baik lagi terutama untuk mengatur kata-kata yang keluar dari mulutku. Bagaikan avatar yang mampu mengendalikan api, angin, dan air, kita juga mengendalikan perkataan, sikap, dan tindakan supaya tidak berbuat dosa dan menyakiti orang yang ada di sekitar kita. Daripada membuat dosa lebih baik mencari perkataan yang bisa membuat orang tersenyum dan bahagia pastinya kamu akan mendapat pahala kebaikan juga kan J . Ok guys semua ada di tangan kamu dan di hati kamu apa yang akan kamu pilih berubah menjadi lebih baik atau sebaliknya.